catatan si ryan


Harus Sampai di Sini…
November 11, 2008, 7:04 pm
Diarsipkan di bawah: 1

Waduh, ternyata harus sampai disini.. Padahal di posting pertama saya berharap ga ada kata terakhir buat ngeblog disini.. Tapi ini bukan bener2 berhenti kok.. Saya akan aktif di julanpapat.blogspot.com



lirik-lirik…
Mei 8, 2008, 3:59 pm
Diarsipkan di bawah: the beatles

Apa anda belum pernah mendengar lagu-lagu the beatles?? Saya rasa tidak ada orang belum pernah mendengar lagu-lagu the beatles, tidak peduli satu lagu penuh ataupun cuplikannya saja.. Menurut saya lagu-lagu the beatles sungguh luar biasa. Lagu-lagu mereka tak lekang dimakan waktu. Lagu-lagu mereka masih eksis walaupun sudah ditinggal mati 2 personilnya dan bubarnya band itu. Masih ada saja sampai sekarang stasiun-stasiun radio dan channel-channel tv yang memutar lagu-lagu mereka dan video klip mereka.. (lagi…)



temukan roy suryo…
Mei 3, 2008, 8:22 pm
Diarsipkan di bawah: iseng

Pertamanya sey lagi iseng-iseng mampir ke riyogarta.com. Itu tu, blognya mas Riyogarta. Seorang blogger indonesia yang berani ngundang Roy Suryo, seseorang orang yang kabarnya “pakar” multimedia dan telematika untuk berdialog terbuka bulan april kemaren soal blogger di indoneasia.. Kabarnya juga dia “mantan pacar” dosen saya lho.. hehehe.. Kembali ke cerita, saya liat tulisan dia berjudul “temukan roy suryo”. Di tulisannya itu ada sebuah link, dan isi dari link itu bener-bener bikin saya ketawa.. HAHAHAHAHAHAHA…. Kalo mau ketawa juga kaya saya silakan kunjungi http://temukanroysuryo.co.cc/



nginstall joomla di linux…
April 30, 2008, 11:48 pm
Diarsipkan di bawah: ngoprek

Mau sharing lagi ney.. Sekarang tentang instalasi joomla di linux. Ga jauh beda sama instalasi wordpress. Hal yang perlu diingat LAMPP harus udah ada di linux kita. Kita bisa download file .zip atau .tar.gz joomla di joomla.org. Berikut ini langkah-langkah instalasi joomla di linux : (lagi…)



bila al-qur’an bisa bicara…
April 30, 2008, 7:54 pm
Diarsipkan di bawah: renungan

Bila Al Qur’an bisa bicara!
Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku…
Dengan wudu’ aku kau sentuh dalam keadaan suci…
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari…
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari…
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra… (lagi…)