number nine | nam daed no em nrut
Ngga tau kenapa, gue selalu merinding pas dengerin “Revolution 9″, salah satu lagu di album “The White Album” milik the beatles. Menurut gue, lagu itu membawa kesan suram dan dingin. Lagu itu ngga memuat lirik yang konkret, cuma memuat potongan rekaman yang diulang-ulang. Lagu itu dibuat John Lennon, dibantu sama Yoko Ono. John Lennon menyebut “Revolution 9″ sebagai “the music of the future”.
Yang paling menarik dari lagu ini adalah kalimat “number nine” yang diputar secara berulang. Kenapa harus “number nine”? John Lennon bilang, hal itu terinspirasi dari rekaman suara seorang tester rekaman yang mengatakan “This is EMI Test Series #9″, serta tanggal lahir dan angka keberuntungannya. Dia juga bilang, ngga ada maksud apa-apa dari “sembilan” itu, cuma sekedar lelucon.
Tapi banyak yang bilang kalo ada pesan tersembunyi di lagu itu. Pesannya akan muncul kalo lagu itu diputer secara terbalik. Percaya atau ngga, kalimat “number nine” kalo diputar secara terbalik akan terdengar seperti kalimat “turn me on dead man”. Kalimat-kalimat seperti “paul is dead” dan “satan look at me” pun muncul di lagu itu. Semuanya pesan-pesan kematian dan pemujaan terhadap setan.
Karena penasaran, gue coba sendiri. Gue coba puter lagu “Revolution 9″ versi MP3 secara terbalik pake Audacity. Caranya kayak gini:
- Jalankan program audacity
- Buka file “Revolution 9″ lewat menu File >> Open…
- Meluncurlah ke menu Effect >> Reverse
- Tekan tombol “Play”
- jeng jengggggg….!!!!
Yah, emang gue dengar kalimat-kalimat aneh itu. Gue ngga tau kalimat-kalimat itu bener-bener dimasukin di lagu itu, atau cuma muncul karena effect backwards, dan kebetulan terdengar mirip dengan sebuah kalimat. Mungkin emang karena kepopuleran the beatles, isu kecil bisa berujung berita besar. Ditambah lagi dramatisasi media, kita ngga bisa memungkiri itu.
Diputer secara normal aja udah bisa bikin gue merinding, apalagi pas gue coba secara terbalik..?!?! Brrrrrrrr… Makin merinding aje. Tapi terlepas dari itu semua, gue tetep kagum sama musik the beatles yang revolusioner. Bisa kita liat perkembangannya dari pertama kali rilis album. Kisaran tahun 63-64, the beatles adalah band rock ‘n roll dengan musik bertema cinta yang biasa. Dan kisaran tahun 65 sampe mereka bubar, mereka jadi lebih dewasa dalam bermusik. Mereka banyak bereksperimen dengan lirik-lirik dan alat musik yang ngga biasa.